Antologi; Cara Menulis dan Menerbitkan Buku Secara Kolektif

Menulis membutuhkan ketekunan yang prima. Semakin tekun, akan semakin baik tulisannya. Sebab, semua penulis profesional sepakat bahwa menulis adalah keterampilan (skill). Bukan bakat. Semakin tekun seseorang maka ia akan semakin terampil sebagai penulis.Itulah kenapa regenerasi penulis di Indonesia -dan negara lain- berjalan pelan. Kita tak bisa berharap setiap tahun lahir penulis-penulis baru.

Bagi pemula, hambatan dalam menulis adalah musuh besar. Hambatan dalam menulis bisa apa saja; gagasan yang buntu, tidak percaya diri dan seterusnya. Terlebih untuk menulis buku.

Gunakan Prinsip Gotong Royong; Menulislah Bersama-sama

Antologi, di dunia buku dan sastra istilah ini tidaklah asing. Dalam pengertian yang paling sederhana antologi adalah kumpulan tulisan dari beberapa penulis. Kumpulan tulisan itu jadi satu dalam sebuah buku.

Jadi, jika ada beberapa orang yang masing-masing hanya memiliki satu atau dua naskah cerpen, misalnya, bisa diterbitkan menjadi sebuah buku. Bagi pemula, turut serta untuk menulis buku antologi memiliki banyak manfaat, diantaranya: memberikan motivasi untuk menulis buku dengan nama sendiri, belajar antar penulis antologi, dsb.

Keuntungan lain turut dalam penulisan antologi adalah nama kita tercantum sebagai salah satu penulis buku meskipun kita hanya memiliki satu atau dua judul saja.

Kami yakin, jika antologi ini diaplikasikan oleh banyak penulis pemula, bisa jadi akan lahir lebih banyak buku. Akan lahir pula lebih banyak penulis baru.

Untuk itu, terutama bagi penulis yang merasa berat untuk menulis buku sendirian gunakanlah prinsip gotong royong, menulislah bersama-sama. Buat buku antologi.

Cara sederhana untuk menerbitkan buku antologi sebenarnya mudah saja. Apalagi di era medsos seperti sekarang ini. Jadilah koordinator, tentukan tema buku, ajak teman/saudara/kerabat untuk menulis sesuai tema, buat tenggat waktu untuk disepakati bersama, kumpulkan semua tulisan dan buatlah menjadi satu naskah buku. Contoh tema buku; kumpulan cerpen nasionalisme anak sekolah, kumpulan opini tentang lingkungan, dsb.

Baca Juga  2 (Dua) Kunci Pokok dalam Penulisan

Sebagai penutup, Kami berikan contoh sebuah buku antologi yang sangat baik yaitu Jurnalisme Sastrawi. Buku ini merupakan kumpulan laporan jurnalisme dengan gaya penulisan naratif.

PUSTAKAPEDIA dalam waktu dekat akan mengajak Anda semua untuk menulis buku antologi. Soal tema akan kami informasikan kemudian. Untuk mendapatkan informasi ini silakan lika fanpage facebook kami.

Leave a Reply