Dakwah Kreatip Ala LDK

Self PublishingData Buku

Judul: Dakwah Kreatip Ala LDK

Penulis: Rio Hafandi

Penerbit: Pustakapedia Indonesia

Jumlah Halaman: 263

ISBN: 978-602-60316-2-4

Kategori: Motivasi, Inspirasi, Dakwah

 

Nukilan Isi Buku

Menurut KBBI : kreatif/kre∙a∙tif/kréatif/ a 1 memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; 2 bersifat (mengandung) daya cipta: pekerjaan yang – menghendaki kecerdasan dan imajinasi.

Akhis-akhir ini, kata-kata KREATIF mulai jadi trend di kalangan seantero dunia. Mulai dari dunia bisnis, ekonomi, budaya, sosial sampai politik-pun perlu sesuatu yang kreatif. Seolah dia menjadi kebutuhan primer dalam bertahan hidup.

Dakwah kreatif juga semakin trend. Coba aja buka di Instagram dan search “Dakwah Kreatif” bakal n banyak tuh yang muncul. Hmm.. segitu banget yaa..

Ramainya konten-konten kreatif di berbagai bidang ini. Membuat kita terpaksa musti ikut-ikut-an. Bukan niru yaa. Tapi kita juga musti punya sense of creativity. Baik sebagai mahasiswa, sebagai anak, sebagai aktivis, pun sebagai aktivis dakwah. Katanya, dengan kreativitas gak ada masalah yang gak bisa diselesaikan. Ketce… 😀

Sentuhan kreativitas bisa merubah mind-set

Melalui dakwah kreatif, kadang kita bisa nampilin sesuatu yang orang-orang pada gak ngerasa-in klo dia lagi kita dakwah-in. nampilin sesuatu yang Fun, Fresh, Santai, Enjoy. Sehingga temen-temen yang gak terbiasa dengan lingkungan rada-rada islami-pun malah semangat gabung jadi kontributor kerja kita.

Kita pasti udah tahu, sekarang ini kan, kita semakin dijauhin ama Islam. Wilayah konten keislaman itu dikesankan makin sempit aja. Terbatas di wilayah mahdhah saja. Islam itu ya sholat, puasa, zakat, dan haji. Di luar itu seolah-olah bukan bagian dari konten islam itu sendiri. Akhirnya, kita bisa liatlah di sekeliling kita. maka, kita sebagai aktivis dakwah yang memahami syumuliatul islam. Alias islam yang menyeluruh. Berupaya memberikan kesan Islam yang komprehensif. Melalui metoda dakwah yang kreatif ini. Jadinya, ntar agenda dakwah kita gak seputar kajian, dauroh, dan ifthorjama’I aja. Tapi semua elemen kampus malah ikut manjadi bagian dari kita. kan itu yang kita harepin.

Baca Juga  Trilogi Wira: Solusi Sukses di Dunia Kerja dan Bisnis

Leave a Reply