Generasi Milenial: Inovasi dan Pembangunan Bangsa

YOULEC Youth Leadership ConnectionAda dua makna kata diametral yang muncul ketika kita mendengar Generasi Milenial, yaitu “Harapan” dan “Kerentanan” atau “Kekhawatiran”. Selintas kita memang menaruh harapan besar terhadap mereka tentang masa depan Indonesia dan masa depan dunia. Namun melihat tantangan global yang sangat kompleks bahkan dibilang kejam, kita pun merasa khawatir, karena mereka adalah generasi yang akan bisa sangat rentan dan rapuh bila tidak waspada. Memang mereka berfikir maju, modern, canggih, serba virtual, tetapi karena itu juga mereka sangat mudah diinfiltrasi dengan ekses pertumbuhan global. Narkoba, hedonisme, LGBT, dan berbagai dampak buruk zaman akan selalu menghantui mereka. Kehadiran buku ini setidaknya secara dini mengingatkan kita semua terutama para Generasi Milenial untuk memahami sekaligus aktif membina diri secara positif, mengembangkan kekuatan yang mereka miliki dan menekan ancaman yang ada di sekitar mereka.

Ahmad Doli Kurnia, S.T, M.T.
Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar  

 

Generasi Milenial bukan hanya generasi zaman now yang maju akan perkembangan zaman tapi krisis identitas. Generasi Milenial yang dimaksud dalam buku ini, yaitu generasi yang penuh aktivitas, kaya akan inovasi, bersemangat terhadap kontribusi pembangunan bangsa, kuat akan karakter dan jati diri serta tidak mudah terkooptasi oleh kepentingan, baik yang datang dari kekuasaan maupun dari luar. Singkat kata, buku ini menghadirkan pandangan baru tentang apa itu Generasi Milenial. Saya menganjurkan para generasi zaman now untuk membaca buku ini.

Dede Zaki Mubarok
Senior Jurnalist Rakyat Merdeka

Buku ini memotret secara komprehensif gagasan-gagasan Generasi Milenial yang cerdas dan maju. Gagasan-gagasan ini juga menggambarkan harapan sekaligus keresahan terhadap masa depan yang semakin kompleks, namun mereka siap menghadapinya.

Baca Juga  Dhanurveda: Zahid Paningrome

Danis T. Saputra W, S.IP, M.IP
Direktur Eksekutif Indodata

“Tulisan-tulisan dalam buku ini memang bukan karya tokoh-tokoh besar bangsa ini. Melainkan karya para penulis muda dari Generasi Milenial yang besar harapan, kritik, maupun ide  kreatif untuk kemajuan bangsanya. Dengan demikian apresiasi besar harus diberikan kepada para penulisnya maupun lembaga yang menginisiasi tulisannya.”

Hilman Wahyudi, S.Pd.I., M.Pd.
Anggota KPU Kabupaten Cianjur, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat

Generasi Milenial merupakan Aktor masa depan yang akan menentukan arah kemajuan dan kemunduran suatu bangsa. Merekalah yang akan memimpin Indonesia ke depan. Oleh karena itu, Generasi Milenial harus terus inovatif, kreatif dan memiliki daya saing global yang tinggi. Indonesia ke depan ada di pundak mereka. Buku ini penting bagi siapa pun yang ingin mengenal Generasi Milenial Indonesia.

Awang Dodi Kardeli
Ketua Umum Himpunan GKN Indonesia

 

Indonesia bersiap untuk 2030! Bonus demografi di tahun mendatang yang menjanjikan dari Generasi Milenial. Salah satu cara memicu kemampuan generasi muda untuk mengerjakan sesuatu yang positif adalah menuiskan ide-ide mereka dalam sebuah karya tulis. Kumpulan gagasan tersebut, jelas dan lugas tertuang di dalam buku ini. Hal ini menjadi inspirasi untuk terus membiasakan budaya menulis dan juga menjadi bahan referensi masyarakat luas. Semoga saling menginspirasi!.

Intan Irani

Arsitek, Koordinator PPI Dunia 2016-2017,

Penulis Antalogi Soul Traveller.

 

Di dalam buku ini, saya sepintas memperhatikan gagasan yang tajam nan solutif oleh pemuda dengan deretan prestasinya masing-masing. Dari situ saya semakin optimis, sesungguhnya Indonesia sejak didirikan sampai sekarang tidak pernah kehabisan harapan untuk terus membaik. Kolaborasi gagasan yang masih dalam bentuk Buku ini perlu didorong menjadi kongkrit. Agar tak melekat kesan, Negara dan Bangsa Indonesia sekedar surplus gagasan tapi miskin praktek juga teladan.

Baca Juga  My Sister's Wedding

Drg. M. Arief Rosyid Hasan, M. KM
Ketua PB Himpunan Mahasiswa Islam 2013-2015,
Kadep PP Dewan Masjid Indonesia 2017-2022.

“Generasi Milenial Wajib baca buku ini”. Mereka memangkas batas-batas norma umum lewat kekuatan sosial media. Tidak lagi ada jarak sosial dan geografi yang menjadi penghalang gerakan mereka. Keputusan yang mereka ambil akan lebih banyak berdasarkan opini sosial media. Semua pihak harus mengarahkan kreatifitas dan inovasi mereka untuk kemajuan bangsa.

Fat Haryanto Lisda, S. Sos, M. Krim
Alumni Pascasarjana Kriminologi UI, Ketua PB HMI 2016.