Komunitas Menulis; Cara Lain Meningkatkan Kemampuan Menulis

Dalam hal tulis-menulis ada dua anggapan yang saling bertentangan satu sama lain. Yang satu menyatakan bahwa menulis adalah hal sulit dan yang lain sebaliknya, menulis itu mudah. Bagi yang menganggap menulis itu mudah dan telah dibuktikan dengan produktivitasnya yang tinggi, bersyukurlah. Teruslah menulis, teruslah menebar manfaat.Yang lain, yang menganggap bahwa menulis adalah hal sulit biasanya selalu mencari cara agar kesulitan itu berubah menjadi kemudahan. Cara yang biasa ditempuh antara lain dengan membeli buku-buku kepenulisan yang berisi tentang teknik atau cara, bahkan sesuatu yang sangat psikologis; membangun kepercayaan diri, membuang rasa takut, dan sebagainya. Termasuk, mengubah cara pandang agar kita percaya bahwa menulis adalah pekerjaan mudah.

Seringkali, kita yang beranggapan betapa sulitnya menulis hanya berkutat dengan pencarian teknik-teknik menulis (yang) mudah. Bahayanya, kita yang terus berkutat dengan ‘masalah’ psikologis kita. Tahukah jika kita tidak bisa mengatasi masalah psikologis seperti ini, hal ini akan jadi lahan motivator untuk ‘memperbaiki’ kita. Dan sialnya, kita hanya diminta membangun keyakinan sambil sesekali berteriak; “Saya bisa!”

Kadang, setiap masalah yang kita hadapi dan anggap berat memiliki solusi yang sederhana. Teman. Ya, kita hanya perlu berteman. Teman-teman yang saling berempati satu sama lain. Saling berbagi cerita dan solusi. Teman dengan minat yang sama.

Jika teman-teman yang ‘satu hati’ dengan kita semakin banyak, saat itulah kita bisa menyebutnya dengan komunitas. Ini bukan definisi yang baik. Tapi kita bisa lihat, tidak sedikit komunitas yang dibentuk karena pertemanan yang memiliki hobi yang sama; mobil, motor, musik, kegiatan dan seterusnya.

Dalam dunia kepenulisan, komunitas menulis tak kalah pentingnya. Terutama bagi kita yang masih kesulitan dalam hal penulisan. Penting karena komunitas menulis tidak hanya akan membicarakan soal teknik. Tapi, saling mendukung dan peduli terhadap progress masing-masing.

Baca Juga  Liputan Kompas dan KompasMuda.com

Pelan tapi pasti, komunitas menulis akan membawa dampak yang sangat signifikan bagi kita. Meningkatnya kemampuan menulis kita.

Jenny Bravo bahkan memberi saran: jika kita tidak menemukan komunitas menulis, buatlah sendiri komunitas menulismu.

Jadi, menurut Anda apakah Pustakapedia perlu membentuk komunitas? Balas melalui komentar di bawah.

Leave a Reply