.

5 Kelebihan Menerbitkan Buku di PUSTAKAPEDIA

Belakangan banyak sekali penerbitan yang menyediakan jasa penerbitan mandiri (self publishing). Semakin banyak tentu saja semakin menggembirakan bagi penulis karena banyaknya pilihan. Namun, setiap penerbitan memiliki kelebihan masing-masing. Anda – sebagai penulis – tentu saja perlu mempelajarinya.

Di sini, kami (pustakapedia.com), merasa perlu untuk menampilkan kelebihan penerbitan kami. 5 kelebihan ini merupakan kelebihan yang pokok saja di samping kelebihan yang lain. Silakan simak ulasan 5 kelebihan penerbitan kami di bawah ini:

.

Liputan Kompas dan KompasMuda.com

Hasrat menerbitkan karya dalam bentuk buku tak lagi jadi sekadar mimpi. Tak perlu waktu lama untuk mewujudkan mimpi itu. Kini, ada banyak cara mewujudkan keinginan menerbitkan buku hasil karya sendiri, salah satunya melalui penerbitan mandiri. Ide itu bisa diwujudkan dengan cara yang lebih cepat, mudah, dan murah.

Di era yang diwarnai sentuhan teknologi digital seperti saat ini, penerbit buku mandiri, seperti Nulisbuku.com, Indie Book Corner, LeutikaPrio.com, dan Pustakapedia.com, naik daun. Para penerbit ini membuka peluang bagi siapa pun yang berhasrat menulis dan menerbitkan karya mereka.

.

#SAJAKINAJA: Sajak yang Lahir dari Dua Negara (Indonesia-Singapura)

sajakinaja

KUTIPAN SINGKAT ISI BUKU

Fajar terbit begitu indahnya, mengutip embun ditengah lara. Aku memastikan diri tampak rapih, walau hati sedang lirih. Berjalan menyusuri setiap alinea, berharap menemukanmu ditengah rima.

Aku menghadap awan, berdoa agar kamu segera diturunkan dengan patahan rusukku. Dan benar saja, Tuhan senantiasa menarik bibirku dengan hadirnya dirimu. Menatap jauh kedalam matamu, bagai menyaksikan refleksi diriku. Bayangku, didalamnya tak pernah sejernih itu.

Benarkah ada aku didalamnya?

.

Di Balik Tabir Hujan

Di Balik Tabir Hujan

MUKADDIMAH

Hujan telah menjadi representasi ujian kehidupan yang disuguhkan Tuhan untuk setiap manusia. Banyak dari manusia menghindari tetesan-tetesan lembutnya, bahkan takut terhadap rintik kecilnya. Hanya orang-orang yang berani dan memiliki keyakinan hati mampu berdiri tegak menghadapi guyuran hujan.

Mereka adalah para pengeja hujan, orang-orang yang selalu mengambil hikmah dari setiap tetesnya. Mereka pemilik hati yang yakin bahwa ada keindahan dalam kesamaran pada apa yang ada di balik tabir hujan. Mereka yang mau merenung, berpikir, dan menyingkap seluruh pelajaran yang diguyur oleh hujan, ketimbang bersedih dan menghujat tetesnya. Terimakasih, untuk setiap orang yang mengajari saya mengeja tetesan demi tetesan rahmat Tuhan. Kalian yang mengajarkan kepada saya perkara hati, hidup, dan cara pandang yang indah.