Penerapan SPSS dalam Statistika Psikologi

Cover Buku Pustakapedia Penerapan Statistik Psikologi SPSSApa yang muncul di dalam pikiran anda begitu mendengar kata “statistik”? Ada yang langsung memikirkan angka-angka yang harus dimasukkan ke dalam rumus, ada yang memikirkan grafik-grafik yang berwarna-warni, atau ada juga yang memikirkan mengenai tabel dengan angka yang begitu banyak. Statistik memang memiliki berbagai manfaat dan fungsi. Gravetter dan Wallnau (2017) mendefinisikan statistik sebagai kumpulan prosedur matematis untuk mengorganisasikan, menyimpulkan, dan menginterpretasikan informasi. Statistik membantu kita dalam menyajikan dan mengelola data sehingga menjadi informatif dan mudah dipahami.

Berdasarkan fungsinya, statistik dibedakan menjadi dua macam, yakni: (1) statistik deskriptif, dan (2) statistik inferensial. Sesuai dengan namanya, statistik deskriptif berfungsi untuk mengorganisasikan dan menyimpulkan data, dengan beragam teknik seperti: distribusi frekuensi, mean, median, modus, atau simpangan baku. Di sisi lain, statistik inferensial berfungsi untuk menginterpretasikan data. Misalkan, kita ingin menguji apakah ada hubungan di antara variabel X dan Y, maka kita dapat menggunakan statistik inferensial. Teknik-tekniknya pun beragam dengan fungsinya masing-masing, seperti korelasi, regresi, Anova, dan sebagainya.

Statistik inferensial pun kemudian terbagi menjadi dua macam lagi, yaitu: (1) statistik parametrik, dan (2) statistik non-parametrik. Perbedaannya adalah, statistik parametrik digunakan data yang digunakan berskala interval dan rasio; sedangkan statistik non-parametrik digunakan ketika terdapat data yang berskala nominal atau ordinal. Adapun interval, rasio, nominal, dan ordinal merupakan jenis-jenis skala yang digunakan di dalam statistik.

Baca Juga  Warna Cinta: Puisi yang Lahir dari Seorang "Asisten Rumah Tangga"