Perjalanan ke Teluk Pakedai

TELUK pakedai di zaman penjajahan belanda merupakan bagian dari kewilayaan kerajaan Kubu yang dibuka pada tahun 1768 M, di bawah pimpinan Syaid Idrus Al Idrus bin Tuan Said Abdurrahman, adapun kekuasaannya meliputi negeri Terentang, Kubu dan Muara Ambawang (Teluk Pakedai) kemudian diteruskan Syaid Muhammad pada tahun 1823 M, Syaid Hasan pada tahun 1868 M dan terakhir Syaid Abbas pada tahun 1900 M.

Adapun muara Ambawang (Teluk Pakedai) sebagian perwakilan cabang kerajaan tersebut dipimpin Tuan Kubu Syarif Saleh sampai dengan tahun 1942 M berlokasi di Parit Sedepung yang bermuara ke sungai Encek Kedai.

Penduduk Teluk Pakedai mayoritas suku Bugis yang asal pendatang dari Makasar untuk membuka kehidupan dan menetap untuk membuka lahan perkebunan dan perladangan.

Adapun tempat mereka membuat lokasi tersebut bermula dari muara sungai Ncek Kedai, karena sukarnya menyebut Muara Ambawang, penduduk tersebut menyebutnya dengan Kuala Ambawang atau Kulambawang.

Buku perjalanan ke Teluk Pakedai adalah sebuah buku yang dirangkum oleh seorang pegawai negeri sipil di Kantor Camat Teluk Pakedai.

Harapannya buku ini mampu memberikan manfaat dan memajukan dunia Pariwisata di Kalimantan Barat.

 

Data Buku

Judul: Perjalanan ke Teluk Pakedai
Penulis: TL Setioko
Penerbit: Pustakapedia Indonesia
Jumlah Halaman: 78
ISBN: 978-602-6719-75-1
Kategori: Catatan, Pariwisata

Baca Juga  Tentang Anna