Tag Archives: Penerbit Buku

.

Panduan Mengelola Website Sekolah

Panduan Mengelola Website SekolahHampir seluruh sekolah di Indonesia telah memiliki website, tetapi banyak juga yang tidak tahu cara mengelola website dengan baik. Website yang terkelola dengan baik seakan-akan hidup, mewakili pesan, berita dan apapun yang disampaikan pada website tersebut. Namun disayangkan, banyak website sekolah dibuat hanya sekedar memiliki website dan akhirnya fungsi website tidak ubahnya seperti papan nama atau reklame yang akan tertutup oleh pergantian siang dan malam.
Website pada dasarnya memiliki fungsi sebagai penyampai berita, informasi dan lain sebagainya bagi si empunya. Bisa saja bentuk informasi yang disampaikan melalui website itu berbentuk tulisan, gambar dan video. Seluruh informasi akan sampai kepada target atau minimal dilihat banyak orang, bilamana kondisi websitenya baik. Untuk membuat kondisi website menjadi baik dan mewakili si empu Website, yaitu sekolah-sekolah, maka website tidak hanya sekedar dibuat dan dibiarkan. Untuk website yang baik atau bisa dikatakan sehat, jika website dikelola dengan baik.

.

Liputan Zetizen, Jawa Pos Group, Tentang Buku Indie dan Pustakapedia

zetizen-liputan
Hari minggu (5/2/2017) lalu, Mas M, CEO Pustakapedia, dimuat salah satu media online milik Jawa Pos Group bernama Zetizen. Hasil liputan itu dimuat setelah sehari sebelumnya reporter Zetizen, Fahri Syadia, melakukan wawancara via email.

Pertanyaan-pertanyaan itu, rupanya adalah pertanyaan Zetizens, sebutan untuk para pembaca setia media ini, kepada Pustakapedia tentang penerbit buku indie.

.

Trilogi Wira: Solusi Sukses di Dunia Kerja dan Bisnis

buku indieDESKRIPSI

Trilogi wira adalah kegiatan  atau kerja mandiri yang beda dengan bekerja di sektor formal, trilogi wira tidak ada bos yang memerintah, tidak ada atasan yang mengawasi,  tetapi semuanya dilakukan  secara mandiri dan pribadi.

Beberapa tahun lalu, ada joke dari Warkop tentang kerja. Kata Dono kerja sih banyak dan mudah sekali didapat, seperti menyapu dan membersihkan jalan, kerja sosial dan lain-lain,  masalahnya adalah mau tidak dibayar atau gratis.

Demikian halnya awal trilogi wira, tidak ada yang menggaji, tidak ada penghasilan. Tetapi akhirnya kita dapat memanfaatkan sehingga dapat mencipta uang dan penghasilan, bahkan dengan trilogi wira  kita dapat memberi gaji kepada oarng lain. Pada mulanya dituntut dan harus berani dan mau bekerja tanpa memperoleh imbalan, baru dapat memetik hasil setelah  beberapa waktu.

.

Liputan Kompas dan KompasMuda.com

Hasrat menerbitkan karya dalam bentuk buku tak lagi jadi sekadar mimpi. Tak perlu waktu lama untuk mewujudkan mimpi itu. Kini, ada banyak cara mewujudkan keinginan menerbitkan buku hasil karya sendiri, salah satunya melalui penerbitan mandiri. Ide itu bisa diwujudkan dengan cara yang lebih cepat, mudah, dan murah.

Di era yang diwarnai sentuhan teknologi digital seperti saat ini, penerbit buku mandiri, seperti Nulisbuku.com, Indie Book Corner, LeutikaPrio.com, dan Pustakapedia.com, naik daun. Para penerbit ini membuka peluang bagi siapa pun yang berhasrat menulis dan menerbitkan karya mereka.