Manusia hidup secara individu di dunia ini memiliki kemampuan untuk bertindak sesuai dengan keinginannya. Di saat dia bertindak menurut keinginannya, sadar atau tidak sadar, hidupnya sudah dikendalikan oleh jiwa, yaitu pikiran, perasaan dan kehendak atau keinginan.  Semuanya itu dapat terlihat di dalam sikap, tindakan dan perbuatan apakah baik atau jahat.  Jika tindakan itu dikuasai oleh keinginan atau hawa nafsu, maka akan muncul tindakan jahat yang dapat merugikan orang lain, demikian pula sebaliknya.

Buku tentang KESAKSIAN PERTOBATAN PARA GANGSTER & KRIMINAL, DAN PELAYANAN DI BALIK PENJARA yang ditulis oleh Suzanna Anna Yulia ini sangat perlu untuk kita baca dan renungkan. Buku ini memberikan suatu  gambaran atau kesaksian  tentang kehidupan mereka yang  dulunya dikuasai oleh segala keinginan dan hawa nafsu  tanpa memikirkan akibat perbuatannya yang dapat merugikan, bahkan menghilangkan nyawa orang lain, tetapi kemudian terjadi perubahan dalam hidup mereka karena karya Roh Kudus. Buku ini juga memberikan kesaksian tentang bagaimana Tuhan Yesus memanggil hamba-hambaNya untuk terlibat dalam pelayanan penjara.

Proses Pertobatan seseorang menimbulkan suatu sikap, tindakan atau perbuatan yang baik, yaitu menghasilkan buah pertobatan sebagaimana tertulis dalam Matius 3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.” Diperlukan waktu untuk berubah dan komitmen dari diri sendiri agar seseorang dapat berubah dari sikap hidupnya yang lama serta dapat hidup berkenan dan bergantung pada Tuhan. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” Roma 12:2.

Pertobatan yang sesungguhnya adalah bagaimana kita menyadari dan menyesali semua tindakan dan perbuatan kita yang sangat merugikan itu, dan kembali kepada-Nya dengan permohonan ampun serta kembali kepada apa yang Tuhan Yesus inginkan bagi kita. Pertobatan dan pengampunan adalah seperti dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, seperti yang tertulis di Lukas 24 : 47-48, “ dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang Pertobatan dan Pengampunan Dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem, kamu adalah saksi dari semuanya ini”. Artinya, jika kita mengaku dosa kita, maka kita pasti diampuni. “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yohanes 1:9)

Mari kita renungkan akan hidup kita yang singkat ini, apakah kita sudah hidup sesuai dengan apa yang Tuhan Yesus inginkan, yaitu “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Matius 22:39), atau hidup kita ini hanya kita pakai untuk memuaskan segala keinginan-keinginan daging kita? Kita juga harus ingat bahwa suatu saat nanti kita harus mempertanggungjawabkan hidup kita di hadapan Tuhan. Alkitab berkata: “Sebab kita semua harus menghadap Takhta Pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.” (2 Korintus 5:10)

Setelah bergabung dengan tim Rise and Shine Ministry, sebagai penulis, Suzanna Anna Yulia dapat melihat lebih dekat bagaiman kehidupan di balik penjara dan bagaimana pelayanan penjara dilakukan. Semoga buku yang ditulisnya ini dapat memberkati Anda, dan khususnya dapat membuka wawasan Anda bahwa Tuhan masih bekerja hingga sekarang untuk menjangkau jiwa-jiwa yang dianggap jahat, jiwa-jiwa di dalam penjara, bahkan jiwa-jiwa yang dianggap sampah oleh masyarakat. Dan bahwa Tuhan juga memanggil hamba-hambanya untuk terlibat dalam pelayanan penjara. Semoga buku ini juga mendorong Anda untuk mempunyai beban terhadap pelayanan di balik penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *