MENG-ULUL ALBAB-KAN PENDIDIKAN ISLAM (Kajian atas Tafsir Fi Zilal al-Quran)

Dalam Alquran, term ulul albāb disebutkan sebanyak 16 kali dalam beberapa surat dan ayat yang berbeda. Dari beberapa ayat tersebut, ada dua ayat yang paling komprehensif dalam menjelaskan makna ulul albāb, yaitu QS. Āli ‘Imrān [3]: 190-191. Ayat tersebut menyebutkan bahwa ulul albāb adalah sekelompok orang yang memiliki ciri-ciri utama; selalu ingat kepada Allah baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring serta selalu memikirkan apa saja yang Allah ciptakan. Dengan kata lain, tanda-tanda utama ulul albāb ialah selalu ingat kepada Allah (aspek agama) dan memikirkan ciptaan Allah (aspek ilmu pengetahuan). Orang yang termasuk kategori ulul albāb adalah orang yang sudah mampu mengintegrasikan antara unsur-unsur keagamaan dengan non-keagamaan. Tafsir Fī Ẓilāli al-Qur’ān karya Sayyid Quṭb ini tidak hanya tergolong tafsir yang unik, tetapi juga merupakan barisan terdepan dari buku-buku Sayyid Quṭb dan juga merupakan karya Sayyid Quṭb yang paling banyak tersebar di lapangan ilmiah dan amaliah Islam. Dari tafsir tersebut, penulis telah menemukan beberapa makna ulul albāb yang kemudian dikontekstualisasikan dalam pendidikan Islam.

Buku ini secara garis besar menjelaskan bahwa makna ulul albāb menurut Sayyid Quṭb dari tiap-tiap ayat berbeda-beda disesuaikan dengan konteks ayat yang ditafsirinya. Namun pada intinya, dapat diambil simpulan bahwa ulul albāb dalam pandangan Sayyid Quṭb adalah orang-orang yang cerdas spiritual, cerdas intelektual, dan cerdas sosial. Dalam konteks pendidikan Islam, unsur-unsur pendidikan Islam yang terdiri dari pendidik, peserta didik, tujuan pendidikan, metode pendidikan, dan konteks pendidikan harus mampu melahirkan aktivitas pendidikan yang komprehesif yang mencakup kecerdasan spiritual, intelektual, dan sosial.

Di antara keunggulan buku ini adalah bahwa buku ini sangat layak dibaca oleh semua kalangan terutama kalangan mahasiswa khususnya mereka yang masuk pada fakultas pendidikan terlebih pendidikan Islam. Hal ini dikarenakan materi yang penulis sajikan diambil dari beberapa referensi yang terpercaya sehingga sudah sangat layak untuk dijadikan sebagai buku pegangan perkuliahan. Di samping itu, upaya kontekstualisasi makna ulul albab dalma pendidikan Islam bisa menjadi suatu terobosan baru bagaimana suatu pendidikan memiliki orientasi untuk mencetak insan ulul albab.